Showing posts with label Daun Sirih. Show all posts
Showing posts with label Daun Sirih. Show all posts

Bau Mulut atau Halitosis

Problem bau mulut atau bau napas tidak sedap dapat menjadi masalah dalam pergaulan sehari-hari karena menyebabkan orang lain menjaga jarak dan menghindar. Kadang penderita bau mulut tidak menyadarinya. Bau mulut juga dapat menjadi pertanda gangguan atau penyakit tertentu.

Penyebab Bau Mulut atau Halitosis
Bau mulut dapat disebabkan oleh beberapa hal, tetapi yang paling sering karena adanya gangguan gigi dan gusi, seperti gigi berlubang, peragian sisa makanan yang terdapat pada sela-sela gigi, dan peradangan gusi. Bau mulut juga dapat disebabkan oleh penyakit lain, seperti gangguan lever kronis, gangguan fungsi ginjal, sinusitis, radang amanedel, radang tenggorokan, mag, dan sembelit. Oleh karena itu, untuk mengatasinya harus dicari penyebabnya dahulu. Bau mulut juga dipengaruhi oleh konsumsi jenis makanan tertentu, seperti jengkol dan petai, tetapi itu hanya bersifat sementara.+

Perawatan Bau Mulut atau Halitosis

  1. Bersihkan gigi dan gusi secara teratur, terutama setelah makan.
  2. Gosok lidah secara perlahan untuk menghilangkan sisa makanan yang mengendap.
  3. Banyak minum dan makan sayuran segar yang berserat.
  4. Kunyak permen karet bebas gula sekitar 2 menit.
  5. Hindari makanan yang dapat menyebabkan bau mulut.
  6. Hindari merokok karena dapat meningkatkan risiko timbulnya bau mulut.+

Pengobatan Herbal +
Kencur - untuk bau mulut, Iris tipis dan kunyah-kunyah
Kencur - untuk bau mulut,
Iris tipis dan kunyah-kunyah
Resep 01:
Bahan: 20g kencur;
Cara penyajian: Cuci bersih kencur, lalu kunyah; Telan airnya dan buang ampasnya.

Resep 02:
Bahan: 10 butir cengkih; 20g kencur, iris tipis; 5 lembar daun sirih; 5g biji pinang;
Cara penyajian: Cuci bersih semua bahan, rebus dengan 600cc air hingga tersisa 200cc, lalu saring . Minum setelah dingin.

Resep 03:
Bahan: 30g lengkuas, memarkan; 4 butir kapulaga; 15g bunga belimbing wuluh;
Cara penyajian: Cuci bersih semua bahan, rebus dengan 600cc air hingga air tersisa 200cc, lalu saring. Munum sewaktu hangat.

Resep 04:
Bahan: 15g pegagan; 10g daun saga; 1 sdt adas.
Cara penyajian: Cuci bersih semua bahan, rebus dengan 600cc air hingga tersisa 200cc, lalu saring; minum airnya.

Resep 05:
Bahan: 25 kuntum bunga melati.
Cara penyajian: Seduh bunga melati dengan 200cc air panas, lalu tutup wadah.; Minum setelah dingin.+

Resep 06:
Bahan: 7-10 lembar daun sirih.
Cara penyajian: Cuci bersih bahan, rebus dengan 500cc air hingga mendidih, lalu saring.; Gunakan airnya untuk berkumur hangat-hangat.


Catatan:
Pilih salah satu resep yang sesuai. Lakukan secara teratur 2-3 kali sehari.

Jerawat atau Acne Vulgaris

Gangguan jerawat lebih sering menyerang remaja atau pada masa pubertas dan orang yang mempunyai kulit berminyak. Jerawat timbul karena adanya sekresi kelenjar yang disebut sebum yang menyumbat pori-pori kulit. Hal tersebut menyebabkan minyak tidak dapat keluar dan menggumpal di bawah kulit sehingga terjadi pembengkaan seperti kista-kista kecil. Jika pecah dapat menyebabkan infeksi atau peradangan.

Penyebab Jerawat

  1. Perubahan hormon pada saat pubertas (terutama hormon androgen)
  2. Penyumbatan pada folikel rambut sehingga minyak tidak bisa kepermukaan.
  3. Infeksi oleh Propionibacterium acnes, yaitu bakteri penyebab jerawat.
  4. Faktor lain, seperti penggunaan kosmetik yang tidak cocok, stres, dan perubahan iklim atau cuaca yang ekstrim.

Perawatan Kulit yang Berjerawat 

  1. Jaga kebersihan kulit cuci muka dengan air hangat.
  2. Hindari memegang dan memencet jerawat.
  3. Jangan menggunakan rambut sebagai penutup muka atau poni
  4. Jangan menggunakan kosmetik yang terlalu tebal
  5. Konsumsi buah-buakan dan sayuran segar.
  6. Hindari makanan goreng-gorengan dan yang terlalu manis.

Pengobatan Herbal Pada Kulit Berjerawat+
Resep 01:
Bahan: 30g temulawak, kemudian iris tipis; 20g kencur, iris tipis; 10g sambiloto kering; 20g asam jawa.
Cara penyajian: Cuci bersih semua bahan, rebus dengan 600cc air hingga tersisa 300cc, lalu saring dan minum 2 kali sehari.

Resep 02:
Bahan: Wortel secukupnya
Cara penyajian: Cuci bersih wortel, jus hingga sarinya terkumpul 200cc; minum 2 kali sehari, pagi dan sore hari.

Resep 03:
Bahan: 20 lembar daun sirih; 30g sambiloto; 200g daun lidah buaya, kemudian dikupas; bedak beras dingin secukupnya.
Cara penyajian: Cuci bersih semua bahan, rebus dengan 1 liter air hingga tersisa 0,5 liter; gunakan airnya untuk membersihkan muka yang berjerawat (Sebagai cleansing) dan campurkan bersama bedak beras dingin sebagai masker jerawat.; Lakukan 3 kali sehari, kemudian simpan sisanya di lemari es.

Resep 04:
Bahan: Jeruk nipis yang telah tua secukupnya; setengah sendok teh bubuk belerang.
Cara penyajian: Belah jeruk nipis dan peras airnya, tambahkan setengah sendok teh bubuk belerang, kemudian campur hingga merata; oleskan pada jerawat dan biarkan selama 30 menit lalu bersihkan.

Resep 05:
Bahan: Buah belimbing wuluh secukupnya.
Cara penyajian: Cuci bersih belimbing wuluh, parut. Tambahkan air garam dan aduk; Gosokkan pada jerawat 2-3 kali sehari.

Catatan:
Pilih salah satu resep untuk pengobatan dan lakukan secara teratur.

Gangguan Bau Badan

Bau badan ditandai dengan bau tidak sedap yang berasal dari tubuh. Bau badan bertambah kuat jika bercampur dengan keringat. Bau badan terutama terjadi di daerah ketiak dan sela jari kaki. Gangguan bau badan ini apabila dibiarkan dapat menjadi masalah dalam pergaulan sehari-hari.

Penyebab Bau Badan
Gangguan bau badan atau bau keringat dapat terjadi karena kurang menjaga kebersihan badan dan adanya bakteri yang menguraikan keringat menjadi zat yang berbau kurang sedap. Bau badan juga dipengaruhi oleh hormon dan makanan yang dikonsumsi.

Perawatan untuk menghindari Bau Badan 

  1. Selalu jaga kebersihan badan, dianjurkan untuk lebih sering mandi.
  2. Ganti pakaian yang basah oleh keringat dengan pakaian yang bersih dan kering.
  3. Pada wanita yang sedang haid, ganti pembalut lebih sering.
  4. Gunakan sabun deodoran yang berkhasiat antibakteri.


Pengobatan herbal penderita Bau Badan
Resep 01:
Bahan: 20g kunyit, iris tipis; 5 lembar daun sirih; Asam jawa secukupnya; Gula aren secukupnya.
Cara Penyajian: Cuci bersih bahan, kemudian rebus dengan 600cc hingga tersisa 200cc; saring lalu minum.

Resep 02:
Bahan: Daun kemangi atau daun beluntas muda secukupnya
Cara Penyajian: Cuci bahan lalu konsumsi sebagai lalap mentah; usahakan untuk melakukan setiap hari sampai bau badan hilang.

Resep 03:
Bahan: Daun kedondong laut secukupnya
Cara Penyajian: Cuci bahan, kemudian rebus; konsumsi sebagai lalap matang.

Resep 04:
Bahan: 25g temulawak; 30g daun beluntas; 20g temu giring.
Cara Penyajian: Cuci bersih bahan, lalu tumbuk, kemudian Rebus dengan 500cc air hingga tersisa 200cc, lalu saring; setelah dingin Minum airnya.

Resep 05:
Bahan: 30g akar wangi (larasetu)
Cara Penyajian: Cuci bersih akar wangi, rebus dengan 600cc air hingga tersisa 300cc; minum 2 kali sehari.

Resep 06 (Pemakaian Luar):
Bahan: Daun jeruk nipis secukupnya; bunga mawar secukupnya; melati secukupnya; kenanga secukupnya.
Cara Penyajian: Cuci bersih semua bahan, lalu rebus dengan air secukupnya hingga mendidih; Tambahkan air, lalu gunakan hangat-hangat untuk mandi berendam. Lakukan secara teratur.

Resep 07 (Pemakaian Luar)
Bahan: Sediakan air perasan jeruk nipis secukupnya dan kapur sirih secukupnya
Cara Penyajian: Aduk rata semua bahan, kemudian oleskan pada ketiak; lakukan secara teratur

Catatan:
Pilih salah satu resep pemakaian dalam dan pemakaian luar.