Showing posts with label Gangguan Pencernaan. Show all posts
Showing posts with label Gangguan Pencernaan. Show all posts

Teki (Cyperus rotundus L.)

Teki (Cyperus rotundus L.)
Teki (Cyperus rotundus L.)

Nama Daerah:
Teki, Tekan (Jawa), motta (Madura),  Karehawai (Sumba), rukut teki , wuta (Sulawesi).

Bagian yang digunakan:
Umbi / rimpang (Cyperi rhizoma).

Khasiat:
Menormakan siklus haid, dan meredakan nyeri. Selain itu, Teki (Cyperus rotundus L.) digunakan untuk mengatasi nyeri haid, haid tidak teratur, keputihan, pendarahan, kurang subur, luka terpukul (memar), busung air, dan gangguan pencernaan.

Sumber Lain:
Teki ladang atau Cyperus rotundus adalah gulma pertanian yang biasa dijumpai di lahan terbuka. Apabila orang menyebut "teki", biasanya yang dimaksud adalah jenis ini, walaupun ada banyak jenis Cyperus lainnya yang berpenampilan mirip.
Teki sangat adaptif dan karena itu menjadi gulma yang sangat sulit dikendalikan. Ia membentuk umbi (sebenarnya adalah tuber, modifikasi dari batang) dan geragih (stolon) yang mampu mencapai kedalaman satu meter, sehingga mampu menghindar dari kedalaman olah tanah (30 cm). Teki menyebar di seluruh penjuru dunia, tumbuh baik bila tersedia air cukup, toleran terhadap genangan, mampu bertahan pada kondisi kekeringan. Ia termasuk dalam tumbuhan berfotosintesis melalui jalur C4. 

Gambar Teki (Cyperus rotundus L.) Lainnya:
Teki (Cyperus rotundus L.)
Teki (Cyperus rotundus L.)

Umbi atau Rimpang Teki (Cyperus rotundus L.)
Umbi atau Rimpang Teki (Cyperus rotundus L.)

Labels

Ejakulasi Dini,Eksim,Erysifelas,Flek Hitam,Fibroma Payudara,Frambusia,Gangguan Menopause,Gangguan Pencernaan,Gatal-Gatal,Gigitan Serangga,Gondok Biasa,Gondongan,

Wudani (Quisqualis indica L.)

Wudani (Quisqualis indica L.)
Wudani (Quisqualis indica L.)

Nama Daerah:
Bidani (Sunda); Ceguk; Wedani (Jawa); Rebet dani (Madura), Tikac (Bugis); Dani; dan Udani (Sumatra)

Bagian yang digunakan:
Biji

Khasiat:
Sebagai obat cacing kremi, cacing gelang, cacing tambang, sakit perut karena cacingan, gangguan pencernaan pada anak, berat badan kurang pada anak, perut kembung, dan radang ginjal.

Catatan:
Sebelum dan sesudah mengkonsumsi herbal ini, jangan minum teh karena menambah gejala yang tidak diinginkan. Kelebihan dosis dapat menimbulkan rasa pening, muntah, sakit perut, dan diare yang akan hilang spontan.

Tambahan dari Wikipedia:
Ceguk (Combretum indicum) adalah perdu dengan akar yang merambat atau memanjang dengan panjang dari 2-8 m yang berasal dari Myanmar dan bisa ditemui di ketinggian 600 mdpl. Ceguk dikenal pula dengan nama dani, udani, wudani (Melayu), bidani (Sunda), kacekluk, kaceklik, ceguk, cekluk, wedani (Jawa), rabet dani (Madura), kunyi-rhabet, rhabet besi, sarandengan (Kangean), dan tikao (Bugis). Tumbuhan ini berkhasiat antitumor, ia juga berkhasiat askarisidal (ascaricidal) dan bekerja secara kompetitif dengan asam glutamat pada reseptor metabotropis glutamat, serta terkenal sebagai obat cacing. Hendaknya, jangan meminum ramuan ini bersamaan dengan teh, dikhawatirkan bisa cegukan.